Penyakit Hati yang Mengganggu Metabolisme

Penyakit hati atau liver menjadi salah satu penyakit mematikan yang juga banyak diderita orang Indonesia. Penyakit ini terjadi apabila hati mengalami gangguan dan tidak dapat menjalankan fungsi sebagaimana mestinya. Hati merupakan organ kedua terbesar dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi cukup banyak dan penting. Beberapa fungsi hati di antaranya metabolisme lemak, metabolisme protein, metabolisme karbohidrat, metabolisme hemoglobin, metabolisme obat-obat dan racun, dan membantu pembekuan darah.

Fungsi-fungsi yang sangat vital ini jelas akan mengganggu kondisi tubuh apabila hati dalam kondisi yang tidak normal.  Organ hati sebenarnya memiliki kemampuan regenerasi sel yang cukup cepat dan banyak. Namun, apabila kerusakan sel pada hati cukup banyak maka gangguan akan mulai terjadi. Biasanya fungsi hati akan terganggu apabila kerusakan sel-selnya sudah mencapai 75%.

Jenis Penyakit Hati

Gangguan fungsi hati dapat disebabkan oleh beberapa jenis penyakit di antaranya adalah:

  1. Kanker hati
  2. Penyakit liver karena alkohol
  3. Perlemakan hati atau NAFLD.
  4. Hepatitis
  5. Hepatitis toxid
  6. Kolestasis
  7. Penyakit liver turunan

Walaupun berbeda-beda jenis gangguan fungsi hati tersebut, tetapi secara umum tahapan penyakit liver ini sama yakni sebagai berikut:

  1. Tahap inflamasi (stadium 1)

Tahap permulaan dari gangguan yang terjadi. Tahapan ini ditandai dengan terjadinya peradangan atau inflamasi pada bagian jaringan hati atau saluran empedu. Peradangan terjadi karena tubuh berusaha melawan infeksi yang terjadi. Kondisi ini harus cepat ditangani jika tidak akan meluas ke jaringan yang lain.

  1. Fibrosis hati (stadium 2)

Tahap fibrosis merupakan tahapan penyembuhan luka yang dilakukan oleh tubuh tetapi tidak berhasil. Kerusakan jaringan hati mulai mengganggu sistem peredaran darah . Apabila jenis gangguan hati bersifat kronis maka kondisi ini bisa dipulihkan secara bertahap, tetapi jika gangguan bersifat akut maka bisa langsung berubah ke tahapan sirosis yang berujung pada kematian.

  1. Sirosis (stadium 3)

Kondisi yang sudah cukup kronis pada hati yang disebabkan kerusakan jaringan dan gangguan aliran darah disebut sirosis. Pada tahapan ini, penderita sudah mendapat penanganan serius dari dokter untuk mencegah sampai pada level gagal fungsi hati.

  1. Gagal Hati (stadium 4)

Level paling parah pada gangguan sistem hati adalah gagal hati. Penderita yang sudah mengalami tahapan ini kondisi hatinya sudah tidak dapat berfungsi seluruhnya. Penanganan dari dokter biasanya hanya untuk memperlambat risiko kematian yang dihadapi akibat fungsi yang sudah tidak bisa digunakan lagi.

Gejala Penyakit Hati

Beberapa gejala penyakit liver yang muncul di awal dapat dikenali dengan tanda-tanda sebagai berikut:

  1. Kehilangan nafsu makan
  2. Mual dan muntah
  3. Warna feses berubah menjadi pucat
  4. Muncul rasa lelah
  5. Warna urine berubah seperti teh
  6. Terjadi gatal-gatal pada kulit
  7. Kulit dan mata menjadi kuning
  8. Perut terasa nyeri dan membesar
  9. Mudah memar
  10. Pembengkakan terjadi pada tungkai kaki

Diagnosa untuk penyakit liver atau penyakit hati yang disarankan dokter biasanya berupa tes darah untuk mengetahui fungsi hati, sel darah lengkap, INR, amonia dan deteksi virus. Pemeriksaan dilakukan dengan metode USG, MRI dan CT Scan. Diagnosa lain yang juga bisa dilakukan menggunakan metode tes genetik dan biopsi hati.

Cara Mencegah

Mencegah penyakit liver bisa lebih diupayakan dibandingkan melakukan pengobatan terlebih lagi apabila diketahui pada stadium 4. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko penyakit liver di antaranya:

  1. Menghindari Konsumsi Alkohol

Alkohol menjadi penyebab berbagai jenis penyakit di dalam tubuh. Jika Anda masih memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman berbahaya ini, efeknya yang mungkin akan Anda rasakan adalah terjadinya masalah pada fungsi hati.

  1. Menjaga Berat Badan Ideal

Risiko obesitas dimungkinkan terjadi karena faktor makan yang berlebihan. Berbagai jenis makanan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan risiko berat badan melebihan angka normal. Kondisi ini menjadi salah satu pemicu munculnya berbagai jenis penyakit, salah satunya liver.

  1. Menghindari Makanan yang Sudah tidak Fresh

Apakah Anda sering mengonsumsi makanan tak segar yang dihangatkan sejak semalam atau mungkin sudah berhari-hari dihangatkan? Jika ini menjadi kebiasaan Anda hindarilah. Bakteri yang ada dalam makanan yang sudah tidak fresh akan sangat mungkin menjadi penyebab gangguan fungsi organ hati dalam tubuh Anda.

  1. Selektif Mengonsumsi Jenis Jamu

Anda suka minum jamu? Jika ya maka lebih selektiflah mulai sekarang. Jenis jamu tertentu mengandung senyawa bernama aflatoksin yang dapat menyebabkan gangguan fungsi hati secara serius. Perhatikan kebersihan jamu yang Anda konsumsi, apakah masih segar atau sudah lama kondisinya. Terutama jenis jamu dalam kondisi mentah yang harus diseduh sendiri.

  1. Makanan Sehat

Memperbanyak konsumsi sayur dan buah yang kaya dengan antioksidan dapat membantu mencegah radikal bebas dalam tubuh yang menjadi pemicu kanker. Sel kanker sangat mungkin tumbuh pada organ hati dan ini menjadi salah satu gangguan fungsi hati yang sangat serius.

Penyakit Hati yang Mengganggu Metabolisme

Kondisi Emosi dan Kesehatan Organ Hati Manusia

Sebuah survey yang dilakukan di Finlandia dengan menggunakan 700 orang responden menunjukkan hubungan yang kuat antara kondisi emosi seseorang dengan kesehatan organ tubuh yang dimilikinya. Pada survey ini ditunjukkan kondisi organ hati pada manusia erat hubungannya dengan emosi marah. Artinya, seseorang yang memiliki kebiasaan emosi marah sangat mungkin mengalami gangguan kondisi hati dalam dirinya. Emosi marah yang dirasakan seseorang disimpan pada organ hati dan empedu. Kemarahan yang disimpan dapat mempengaruhi kesehatan perut dan hati. Anda setuju dengan survey ini?

Mungkin Anda pernah mendengar lagu Tombo Ati atau Obat Hati. Dulunya dinyanyikan oleh Opick. Walaupun lirik ini lebih mengarah ke penganut agama Islam, tetapi jika bagian-bagian perkara obat hati dilakukan sesuai menurut keimanannya, akan berdampak kepada ketenangan hidup dengan kestabilan emosi yang sangat bagus. Obat hati paling ampuh adalah menstabilkan emosi melalui cara-cara diatas.

Penyakit Hati Sembuh Melalui Terapi Energi Ilahi

Konsep terapi energi ilahi untuk penyembuhan berbagai jenis penyakit termasuk liver atau penyakit hati berprinsip pada kondisi energi tubuh yang tidak stabil memicu munculnya berbagai jenis penyakit fisik dan nonfisik. Dalam teori metafisik, setiap benda di alam semesta ini memiliki energi, termasuk jaringan dan organ tubuh manusia. Kondisi energi yang buruk dapat disebabkan faktor emosi. Pada kondisi emosi yang tidak stabil menyebabkan energi dalam tubuh tidak stabil dan akibatnya muncul berbagai jenis penyakit.

Terapi energi ilahi ini membantu penyembuhan penyakit hati dengan cara menstabilkan energi tubuh si penderita dengan menyalurkan energi oleh terapis, khususnya ke arah hati dan lambung. Penyaluran energi dapat dilakukan secara langsung (fisik) maupun jarak jauh. Pengobatan ini tidak sakit sebab tidak menggunakan teknik operasi. Mungkin Anda lelah mendapatkan perlakuan pengobatan secara medis, cara ini bisa membantu Anda sembuh tanpa harus merasa trauma dengan berbagai tindakan pengobatan.

Terapi energi ilahi ini membantu Anda lebih tenang dalam proses penyembuhan. Banyak orang yang menjadi stres dan emosi karena penyakit yang dideritanya. Terapi energi ilahi ini juga akan membantu kondisi tubuh Anda dapat terhindar dari berbagai penyakit hati dan penyakit lain. Cakra atau pusat-pusat energi dalam tubuh Anda akan diisi dengan energi tenaga dalam yang baru sehingga kondisi tubuh terlihat lebih fresh dan prima. Untuk terapi penyembuhan dapat dengan mengisi form konsultasi di bawah ini.

form konsultasi klik disini