Penyakit Stroke dan Terapi Penyembuhannya

Penyakit Stroke adalah kondisi di mana suplai darah ke otak terganggu yang disebabkan karena adanya sumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Tanpa adanya darah yang masuk ke otak maka otak tidak mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi, akibatnya sel-sel yang ada di bagian otak akan mati. Pada saat kondisi sel-sel di otak mati, maka yang terjadi anggota tubuh yang dikendalikan sistem saraf di otak pun tidak dapat berfungsi dengan baik. Sel otak dapat mati hanya dalam hitungan menit. Maka stroke bisa dikatakan kondisi darurat dalam medis yang penanganannya harus cepat guna meminimalisir terjadinya kerusakan sel di otak.

Dilansir dari CNN Indonesia, di tahun 2015 penyakit Stroke menjadi penyakit pembunuh nomor satu di Indonesia disusul penyakit jantung. Sebanyak 15% kematian yang terjadi di Indonesia disebabkan karena penyakit stroke. Jenis stroke yang paling umum dialami orang adalah stroke iskemik. Namun, stroke hemoragik menjadi jenis stroke paling mematikan yang umumnya membawa kematian pada penderitanya.

Menurut data statistik World Health Organization (WHO), dari 56,9 juta kematian di seluruh dunia pada tahun 2016, lebih dari setengah (54%) disebabkan oleh 10 penyebab utama. Penyakit jantung dan penyakit stroke adalah pembunuh terbesar di dunia, bertanggung jawab atas 15,2 juta kematian (data gabungan pada 2016). Penyakit ini tetap menjadi penyebab utama kematian secara global dalam 15 tahun terakhir.

Masih menurut WHO dalam terbitan buku berjudul “The Atlas of Heart Disease and Stroke” karangan Dr. Judith McKay dan George A. Mensah menyebutkan bahwa di tahun 2002 lalu, sebanyak 123.684 penduduk Indonesia meninggal karena penyakit stroke. Sebuah angka yang sangat mencemaskan. Di Indonesia, stroke umumnya terjadi akibat penderita diabetes yang mengalami hipertensi dengan jumlah kolesterol yang tinggi. Komplikasi sumbatan kristal gula darah, cairan darah yang mengental dan kristal kolesterol sangat kompleks menjadi pemicu terjadi stroke mematikan.

Penyakit Stroke dan Terapi Penyembuhannya Stroke Symptom FAST
https://www.stroke.org

Gejala Stroke

Menurut American Stroke Association sebagai organisasi di bawah American Heart Association memberikan 4 hal penting yang harus diwaspadai dan dilakukan ketika kita menemukan tanda-tanda stroke yang terjadi pada orang lain. Keempat hal penting tersebut adalah FAST yang dijelaskan sebagai berikut :

  • Face Drooping yaitu tanda-tanda stroke dengan melihat perubahan di wajah. Umumnya wajah akan mengendur (face drooping) tiba-tiba karena otot wajah tidak bekerja dan mati rasa. Jika menemui hal ini, mintalah si penderita untuk tersenyum. Jika senyumnya miring tidak seperti biasa berarti gejala stroke telah menguat.
  • Arm Weakness yaitu tangan akan melemah (arm weakness) atau bahkan mati rasa. Mintalah pasien untuk mengangkat tangannya. Jika tangan tidak dapat diangkat dapat dipastikan bahwa pasien menderita serangan stroke.
  • Speech Difficulty yaitu penderita serangan stroke berbicara tidak jelas, cadel, atau menggumam. Bicaranya sulit didengar dan susah dimengerti. Mintalah pasien untuk berbicara 1 atau 2 suku kata misalnya “aku” “cepat” “ban” atau kata lainnya. Jika tetap tidak dapat berbicara dengan suara yang jelas dapat dipastikan pasien mengalami serangan stroke. Lakukan langkah berikutnya.
  • Time to call for help. Segera ambil tindakan untuk meminta bantuan baik keluarga atau tetangga terdekat dan larikan pasien segera ke rumah sakit.

Kenali gejala stroke sejak dini dan pastikan Anda juga mengontrol jumlah kadar gula dalam darah, tensi dan jumlah kolesterol. Apabila kadarnya tinggi dan muncul gejala-gejala seperti berikut ini, dapat dipastikan Anda memiliki resiko stroke. Berikut ini beberapa gejala stroke secara umum yang tampak:

  1. Terjadi penurunan fungsi pada salah satu sisi wajah, mulai sulit tersenyum, kondisi mulut dan mata mulai terkulai.
  2. Lemah pada bagian tangan, tungkai yang satu sisi dengan lengan tangan juga mengalami kelemahan.
  3. Bicara menjadi tidak jelas disertai dengan perubahan bentuk pada bagian mulut. Bila sudah parah tidak bisa bicara sama sekali.
  4. Sulit menelan dan rentan tersedak.
  5. Rasa kesemutan atau kebas (paresthesia) sebagai serangan stroke selintas atau Transient Ischemic Attack (TIA).
  6. Kesadaran menurun
  7. Terjadi rasa mual dan muntah
  8. Terjadi penglihatan ganda atau bahkan tidak bisa melihat sama sekali
  9. Terjadi gangguan sistem koordinasi tubuh

Pertolongan Pertama Pada Stroke

Pada jam awal terjadi serangan stroke pertama merupakan waktu yang paling kritis dan harus segera ditangani. Walaupun Golden Period penyakit stroke berlangsung selama 6-jam tetapi bukan berarti kita harus melalaikan serangan stroke. Keluarga atau siapapun yang mengetahui ada orang terkena serangan stroke, maka pastikan 4 langkah FAST yang telah disebut diatas.

Setelah meminta pertolongan baik ambulan atau lainnya, ada beberapa langkah pertolongan pertama agar serangan stroke tidak makin memperparah kondisi pasien.

7 langkah pertolongan pertama serangan stroke :

  1. baringkan tubuh pasien,
  2. beri bantal kepala,
  3. longgarkan pakaian pasien,
  4. beri ruang agar pasien dapat bernapas lega,
  5. jangan mendekati pasien kalau hanya untuk menonton penderitaannya,
  6. jangan beri minuman karena pasien mengalami gangguan fungsi menelan, minuman dapat beresiko membuat pasien tersedak dan memperparah keadaan,
  7. beri keterangan detil kepada pihak rumah sakit jika pasien telah dibawa dan sampai ke rumah sakit.

Penyebab Stroke

Kenali beberapa penyebab penyakit stroke dan mulailah untuk meminimalisir penyebab sakit tersebut. Berikut ini beberapa penyebab stroke yang paling umum dialami orang Indonesia:

  1. Diabetes. Salah satu komplikasi mematikan dari penyakit diabetes adalah stroke. Tumpukan kristal gula yang ada di dalam darah dapat menyumbat aliran darah yang menuju otak. Sumbatan ini dapat memicu terjadi stroke baik iskemik atau hemoragik. Jadi saat tiba-tiba Anda mengalami stroke tetapi kondisi tensi normal, bisa jadi penyebabnya adalah kadar gula yang terlalu tinggi dalam darah. Kontrol terus jumlah kadar gula dalam darah agar tetap di angka normal.
  1. Hipertensi. Tekanan darah yang tinggi dan tidak terkontrol menjadi penyebab yang paling sering terjadi pada penyakit stroke. Dua penyakit yang selalu saling terhubung. Stroke hemogarik sangat mungkin terjadi pada kondisi ini dan tak jarang berujung pada kematian. Kontrol tekanan darah Anda untuk mencegah komplikasi kesehatan yang lain terjadi.
  1. Kolesterol. Kolesterol menjadi pemicu stroke yang sangat tinggi. Tumpukan kristal kolesterol bukan hanya akan membuat darah menjadi kental dan tidak lancar alirannya tetapi juga memicu penyumbatan di pembuluh darah. Netralkan kolesterol dalam tubuh Anda dengan menghindari faktor-faktor pemicunya, makan dan minum yang dapat menghancurkan kolesterol dalam tubuh.
  1. Obesitas. Berat badan berlebihan dapat dipicu oleh tumpukan lemak jahat pada tubuh. Tumpukan lemak ini dapat mempersulit aliran darah ke seluruh tubuh termasuk otak. Oleh karena itu, bagi Anda yang memiliki berat tubuh berlebihan atau obesitas, motivasi diri Anda untuk diet agar terbebas dari risiko stroke.
  1. Gaya Hidup. Beberapa gaya hidup tak sehat menjadi pemicu stroke yang sangat rawan. Di antaranya mereka yang suka mengonsumsi alkohol, mengonsumsi obat-obat terlarang, perokok berat, mereka yang jarang melakukan aktivitas fisik atau jarang berolahraga. Gaya hidup tak sehat ini sangat rentan memicu terjadinya stroke dan penyakit lain.
  1. Faktor Genetika dan Usia. Bagi Anda yang memiliki riwayat genetik mengalami stroke, maka sebaiknya sejak dini mengontrol makanan dan gaya hidup yang Anda jalani. Kurangi makanan racun yang menyebabkan tumpukan toksid dalam tubuh. Ingat vonis stroke bisa jadi tiba-tiba dialami jika Anda tak mengontrol kebiasaan pola makan dan gaya hidup. Mereka yang memiliki usia lebih tua cenderung akan memiliki kemungkinan stroke lebih tinggi dibanding mereka yang masih muda.
  1. Poor air quality is associated with increasing risk of stroke. Menurut The World health statistics 2019 Report yang dikeluarkan WHO halaman 41 menyatakan bahwa kualitas udara yang buruk memiliki keterhubungan dengan peningkatan resiko stroke.

Cara Mencegah Penyakit Stroke

Beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah stroke terjadi di antaranya adalah:

  1. Menjaga kadar gula, tekanan darah, dan jumlah kolesterol tubuh agar dalam kondisi normal. Apabila Anda sudah mengalami penyakit tersebut salah satunya, atau mungkin sudah dalam komplikasi ketiganya, maka yang harus dilakukan adalah menjaga pola makan sesuai dengan saran dari ahli gizi. Selain itu, lakukan cek rutin untuk memantau jumlahnya minimal satu bulan sekali.
  2. Hindari makanan berlemak, gorengan, seafood jenis tertentu seperti udang, cumi yang tinggi kolesterol. Jaga pola makan Anda sesuai dengan diet diabetes, diet kolesterol dan diet untuk penyakit hipertensi.
  3. Olahraga ringan di pagi hari seperti jalan santai dan menghirup udara pagi yang segar.
  4. Mengonsumsi jenis makanan yang menurunkan kadar gula, tensi dan kolesterol. Seperti misalnya minum lemon hangat di pagi hari, mengonsumsi sayur brokoli, mengonsumsi jus timun, jus wortel dan tomat, dan makanan sehat lainnya untuk membantu menurunkan kolesterol, tekanan darah dan kadar gula.
  5. Gaya hidup sehat perlu kamu lakukan jika ingin terbebas dari stroke. Jauhi rokok, alkohol dan obat terlarang. Makan dalam porsi yang sehat sesuai saran ahli gizi, istirahat yang cukup dan ciptakan perasaan santai dan nyaman secara emosional.

Stroke dalam kondisi ringan seperti iskemik masih dapat disembuhkan dengan cara terapi penyembuhan. Beberapa hal yang perlu dilakukan saat terapi adalah diet pola makan sesuai saran ahli gizi, mengonsumi jenis obat penurun kadar gula, tensi dan kolesterol (tergantung penyebabnya) serta menjaga kondisi pikiran dan emosional agar lebih tenang. Sementara untuk jenis stroke hemoragik perlu mendapatkan pertolongan secara medis.

Rasa Emosional Manusia dan Hubungannya dengan Kesehatan Fisik

Tahukah Anda kondisi emosional manusia memiliki hubungan yang erat dengan kondisi kesehatan fisiknya. Mereka yang mengalami masalah secara emosional seperti perasaan marah, sedih, dendam, kecewa, putus asa, iri hati dan sebagainya cenderung akan memiliki keluhan penyakit fisik yang dirasakan. Sebuah penelitian di Finlandia telah membuktikan hal ini. Sebanyak 700 orang yang sedang berada di rumah sakit menjadi sample pada penelitian ini. Hasilnya terbukti mereka yang mengalami masalah penyakit fisik umumnya adalah mereka yang secara emosional juga memiliki gangguan kondisi.

Patients who have difficulty managing their emotions tend to neglect their own health and often display a history of substance abuse, poor diet, lack of exercise, disrupted sleep patterns, non compliance with medical treatment and self injurious behavior.

“How Emotional Processes Affect Physical Health and Well Being”,
by Myrna Brind Centre of Integrative Medicine,
at Thomas Jefferson University Hospital

Artikel dari Thomas Jefferson University Hospital menjelaskan bahwa pasien yang mengalami kesulitan mengelola emosinya cenderung mengabaikan kesehatan mereka sendiri dan sering menunjukkan riwayat penyalahgunaan zat, diet yang buruk, kurang olahraga, pola tidur yang terganggu, ketidakpatuhan pada perawatan medis dan perilaku yang merugikan diri sendiri. Kondisi-kondisi ini akan menyebabkan orang menderita sakit misalnya stroke.

Stroke sebagai salah satu penyakit fisik yang dialami manusia juga erat kaitannya dengan kondisi emosi yang terjadi. Penyakit hipertensi sebagai pemicu stroke misalnya, umumnya diawali dari perasaan marah yang disimpan sekian lama di dalam organ hati. Cerminan fisiknya dapat dilihat dari penyakit fisik yang dialami.

Penyakit Stroke dan Terapi Penyembuhannya alzheimers

Terapi Penyembuhan Penyakit Stroke Melalui Terapi Energi Ilahi

Umumnya penderita stroke masih merasakan dampak dari serangan stroke tersebut walau sudah ditangani dan berobat. Daun telinga atau sebagian wajah masih kebas dan belum berfungsi normal, bicara masih belum jelas, sebagian tubuh masih belum berfungsi normal juga. Ingatan sering terganggu, keseimbangan tubuh terganggu, sering mual dan sakit kepala, sulit mengunyah dan menelan, gangguan penglihatan bahkan tubuh tidak mampu mengendalikan suhu tubuhnya merupakan dampak penyakit stroke.

Terdapat satu teknik terapi penyembuhan penyakit stroke yang tak kunjung sembuh dengan menekankan prinsip penyembuhan secara emosional lebih dulu dibantu dengan penyaluran energi yang baik bagi pasien. Teknik terapi penyembuhan stroke ini adalah terapi energi ilahi. Pengobatan ini berprinsip bahwa hakikatnya setiap material yang ada di bumi ini memiliki energi, termasuk tubuh manusia sendiri. Pudarnya pancaran energi yang ada pada tubuh menyebabkan kondisi fisik menjadi lemah lalu emosi tak terkendali dan akhirnya memicu munculnya aneka jenis penyakit fisik.

Terapi menyalurkan energi ke tubuh yang sedang sakit secara fisik dan nonfisik akan membantu proses penyembuhan secara total. Penyembuhan tidak hanya diarahkan kepada keluhan fisik tetapi juga nonfisik. Terapis akan menyalurkan energi ke bagian tubuh yang terdampak stroke dan juga disalurkan ke batang tengkorak serta kepala. Energi yang disalurkan dapat melancarkan kembali fungsi-fungsi saraf yang terdampak stroke.

Penyembuhan terapi energi ilahi ini dilakukan oleh terapis berpengalaman yang siap membantu Anda melakukan meditasi ringan untuk memfokuskan pikiran, menetralisir emosi dan melakukan penyembuhan terhadap berbagai jenis penyakit yang dialami. Jika Anda sudah merasa putus asa dengan terapi penyembuhan yang selama ini dilakukan, cobalah menggunakan terapi energi ilahi untuk kesembuhan Anda.

Terapi ini tidak sakit, tidak operasi, tidak minum obat sehingga Anda tak perlu takut trauma dengan teknik penyembuhannya. Anda akan dibantu hidup bahagia, terbebas dari penyakit fisik dan nonfisik. Syarat berobat di sini hanyalah Anda harus percaya bahwa terapi ini dapat membantu Anda sembuh dan terbebas dari penyakit, termasuk penyakit stroke. Selamat mencoba.

form konsultasi terapi energi ilahi klik disini