Penyakit Virus Corona, Fakta Yang Mengganggu Kesehatan

Dunia akhir-akhir ini digelayuti rasa cemas akan suatu jenis penyakit yang mematikan. Penyakit Virus Corona atau 2019- nCov atau Virus Novel Corona telah mematikan 26 orang China yang secara cepat menyebar ke 8 negara termasuk Singapura, Amerika Serikat, Inggris, Thailand, demikian dilansir dari BBC Indonesia. Penyakit yang diduga berasal dari Wuhan China ini berdampak kepada negara-negara lainnya seperti Vietnam, Filipina, Australia, Korea Selatan, Jepang, Makau. Indonesia khususnya Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso Jakarta sedang mengobservasi seroang pasien diduga terkena jenis penyakit yang mematikan ini. Pasien tersebut baru pulang dari China dan saat ini sedang diisolasi.

Indonesia kemudian menetapkan Siaga Satu terhadap penyakit yang ditularkan melalui virus ini untuk mencegah masuk dan menularnya di masyarakat Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengaktifkan 135 alat pemindai suhu di 135 pintu masuk ke Indonesia baik darat, laut dan udara. Kemenkes juga mengaktifkan 100 rumah sakit rujukan untuk menangani kasus khusus ini.

Sampai saat ini telah 41 orang meninggal dunia dilansir dari Kompas.com dan 440 orang lainnya terjangkiti virus yang menyerang sistem pernapasan.

Penyakit Virus Corona, Fakta Yang Mengganggu Kesehatan batuk
Ilustrasi Fakta Penyakit Virus Corona

Fakta Penyakit Virus Corona

  • Kasus Virus Corona ditemukan di Wuhan, Chiina pada 31 Desember 2019. Diduga berkembang di Huanan Seafood Market yaitu Pasar Makanan Laut Hunan yang terletak di pusat kota Wuhan.
  • Penderita awal adalah karyawan Huanan Seafood Market.
  • Huanan Seafood Market menjual berbagai jenis makanan unik seperti anak serigala, rubah, salamander, buaya, ular, tikus, burung, landak, unta maupun musang. Hewan-hewan ini merupakan spesies hewan yang terkait dengan penyakit Serve Acute Resporatory Syndrome (SARS).
  • Peter Horby dari Univeersity of Oxford menyatakan penyakit Virus Corona lebih ringan daripada penyakit SARS.
  • Belum ada obat khusus
  • Virus Corona dapat dijumpai pada spesies hewan seperti unta, sapi, kucing, dan kelelawar.
  • Menular dari hewan ke manusia
  • Penularan dari manusia ke manusia (mirip dengan penyakit MERS dan SARS) belum dapat dipastikan atau masih diduga, penelitian masih dilakukan.
  • Vincent Munster, seorang ilmuwan China mengindikasikan bahwa virus corona ini adalah virus kelelawar. Ilmuwan lain dari Journal of Medical Virology menyatakan bahwa spesies hewan perantara dalam kasus ini diduga adalah kobra China.
  • Wang Guangfa, seorang pakar pernapasan China yang telah berkunjung ke Wuhan dan terkena penyalit tersebut menyatakan bahwa penularan virus ini dapat melalui mata karena Wang tidak menggunakan pelindung lengkap ketika berkunjung kesana.
  • Leo Poon adalah orang pertama kali yang mendekodekan virus Corona.

Virus Corona adalah virus yang berkembang pada hewan dan tertular ke manusia dan memiliki virulensi yaitu virus yang memiliki kemampuan yang tinggi untuk menyebabkan penyakit yang fatal pada manusia. Penyakit virus Corona adalah penyakit yang ditimbulkan oleh virus Corona atau 2019-nCoV yang menyerang sistem pernafasan manusia. Virus ini semakiin berbahaya jika telah masuk ke jaringan paru-paru dan merusak fungsi paru-paru tersebut sehingga menimbulkan penyakit Pneumonia yaitu peradangan akut pada jaringan paru-paru.

Masa inkubasi atau berkembang biak virus Corona ini antara 2 sampai 14 hari. Jika diduga terkan virus Corona ini, maka perlu kewaspadaan akan perkembangan virus tersebut dalam 2 minggu ke depan.

Penyakit Virus Corona, Fakta Yang Mengganggu Kesehatan
Sumber : CNBC Indonesia

Gejala Virus Corona

Gejala serangan penyakit virus Corona ini mirip dengan gejala infeksi virus pernapasan lainnya yaitu :

  • Flu
  • Batuk
  • Sesak napas
  • Demam
  • Infeksi radang tenggorokan
  • Pneumonia jika kondisi makin parah.

Dampak Penyakit Virus Corona

Virus yang berbahaya ini jika masuk ke tubuh manusia melalui sistem pernapasan akan berdampak sakit pada korban yaitu :

  • Flu atau Influensa
  • Demam
  • Gagal terjadi pertukaran oksigen melalui hidung dan paru-paru atau gagal pernapasan akibat peradangan paru-paru (penumonia).

Pengobatan Penyakit Virus Corona

Obat yang pasti secara medis terhadap penyakit virus Corona ini masih belum ditemukan. Pihak kesehatan melakukan tindakan pengobatan pendukung yaitu dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan diberi obat flu demam. Penderita penyakit ini diisolasi atau dibatasi interaksi dengan manusia lain agar virus ini tidak menular dan berkembang lebih jauh.

Penyebab Penyakit Virus Corona

Tertular virus Corona melalui udara yang terinhalasi atau terhirup lewat hidung dan mulut sehingga masuk dalam saluran pernafasan. Penularan ini juga terjadi melalui mata.

Cara Mencegah Tertularnya Penyakit Virus Corona

  • Jalani pola hidup sehat.
  • Perkuat energi dan daya tahan tubuh.
  • Jangan berada pada cuaca ekstrem.
  • Batasi interaksi dengan penderita yang diduga korban penyakit ini.
  • Cuci tangan usai dari tempat umum.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, hidung jika tangan kotor.
  • Gunakan masker di ruang umum.
  • Tutup mulut jika batuk.
  • Jangan meludah atau buang dahak di tempat umum.
  • Jika mengalami gejala seperti diatas segera periksakan ke dokter.

Selalu jaga kesehatan Anda, Salam Sehat