Spektrum Emosi Medan Aura Manusia

Bagi Anda yang pernah membaca komik Green Lanterns , tentu tidak asing lagi dengan istilah “Emotional Electromagnetic Spectrum” (Spektrum Elektromagnetik Emosional) dan 7 Spectrum Lanterns (7 Rentetan Cahaya). Walaupun belum diketahui apakah Martin Nodell alias Mart Dellon sebagai sosok pembuat komik tersebut merupakan seorang yang mengamalkan konsep ilmu energi atau hanya sekadar mengambil konsep aura warna yang ada. Tetapi dalam komik ini sangat terlihat jelas pengamalan dari aura, cakra dan energi seperti yang ada pada konsep ilmu energi ilahi. Spektrum emosi atau Aura atau cahaya akan mempengaruhi emosi manusia. Demikian halnya yang diceritakan dalam komik tersebut.

Mart Dellon di tahun 1940 membuat karakter Alan Scott sebagai Green Lantern (Cahaya Hijau) berdasarkan Greek and Norse myths yaitu karakter mitos yang berkembang di Yunani dan Norse (Jerman utara). Karakter Green Lantern kemudian dikembangkan lagi oleh John Broome dan Gil Kane berdasarkan konsep dari Julius Schwartz. Di tahun 1959, diluncurkankan karakter Hal Jordan (Harold Jordan) sebagai Green Lantern versi baru.

Karakter komik ini berdasarkan 7 spektrum cahaya yang kemudian diwakili oleh 7 karakter komik ataupun kelompok karakter, kecuali spektrum hitam dan putih. Arti masing-masing spektrum cahaya pada komik Green Lantern :

  1. Red Emotional Spectrum (Cahaya emosi amarh yang berpengaruh terhadap jantung)
  2. Yellow Emotional Spectrum (cahaya emosi ketakutan yang berlawanan dengan cahaya hijau)
  3. Green Emotional Spectrum (cahaya emosi kehendak yang kuat)
  4. Blue Emotional Spectrum (cahaya emosi harapan yang sulit dikendalikan)
  5. Orange Emotional Spectrum (cahaya emosi keserakan atau ketamakan)
  6. Violet Emotional Spectrum (cahaya emosi cinta yang memerangi kebencian dan ketakutan)
  7. Indigo Emotional Spectrum (cahaya emosi belas kasih untuk menyembuhkan mereka yang terluka dan sakit)
  8. Black sebagai ketiadaan cahaya
  9. White sumber spektrum cahaya.

Nah, itu spektrum cahaya pada komik Green Lantern. Bagaimana dengan pancaran cahaya manusia atau disebut aura sebenarnya?

Tahukah Anda, secara fisik tubuh manusia memang terlihat seperti benda padat yang saling berjauhan satu sama lain. Namun, jika diperhatikan dari sudut atom dan artikel, tubuh manusia ini hanya berbentuk gumpalan-gumpalan yang saling terhubung satu sama lain dengan adanya frekuensi energi. Jaringan frekuensi energi ini membentuk sebuah medan elektromagnetik yang kuat dan memancarkan sebuah cahaya halus yang disebut dengan aura.

Bagaimana cara melihat aura? Hingga saat ini, aura secara fisik hanya bisa dilihat menggunakan metode Kirlian fotografi atau Kamera Kirlian. Warna-warna aura yang ada di dalam tubuh manusia berasal dari spektrum pelangi dengan tujuh macam jenis warna yang ada. Ketujuh warna tersebut di dalam komik Green Lantern di atas dilukiskan menggambarkan tujuh macam emosi yang ada pada manusia.

Jenis-Jenis Chakra pada Manusia

Apa itu chakra? Sebuah titik energi yang berputar dalam tubuh manusia. Sering digambarkan dengan bentuk-bentuk seperti roda, piring, bola hingga bunga teratai yang berkembang. Chakra ini merupakan pintu keluar masuknya setiap energi di dalam tubuh manusia. Dihubungkan oleh nadi energi semacam jalur plasma.

Manusia memiliki beberapa macam cakra yang mempengaruhi emosi yang berbeda-beda, di antara jenis-jenis chakra tersebut di antaranya:

  1. Chakra Muladhra (merah)

Jenis chakra ini merupakan chakra dasar yang terletak di tulang punggung dan perinium. Cakra ini berhubungan dengan kesehatan dan pertumbuhan survival manusia. Spektrum emosi yang diwakili dari merah adalah marah. Cakra ini akan semakin redup jika dipenuhi perasaan risau berlebihan. Cakra ini mampu memperkuat kondisi darah, urat, tulang dan isi badan.

Marah sebenarnya dalam kadar tertentu cukup dibutuhkan untuk kehidupan yang lebih bangkit dan bersemangat, tetapi dalam kondisi berlebihan akan mampu merusak kondisi aliran darah, kondisi jantung dan organ-organ lainnya. Orang yang sering marah biasanya akan mudah terkena penyakit jantung.

  1. Chakra Swadisthana (orange)

Chakra ini dikenal dengan istilah chakra organ pria atau wanita atau sakral. Letaknya di bagian ari-ari di sepanjang bawah pusar. Cakra ini berhubungan dengan sikap kegembiraan, kesenangan dunia dan hubungan pria wanita. Kondisi cakra ini akan melemah jika seseorang didominasi perasaan bersalah.

Spektrum warna orange pada cakra ini mewakili perasaan gembira. Namun, jika berlebihan seseorang dapat mengalami sikap tamak, ketagihan, gila kekuasaan dan nama baik.

Kegembiraan yang berlebihan secara materi di dunia ini akan menyebabkan kesedihan dan munculkan sikap rasa bersalah. Pada akhirnya cakra kegembiraan ini akan memudar.

  1. Chakra Manipura (kuning)

Chakra kelima dalam diri manusia ini disebut dengan nama cakra solar pleksus, atau cakra pusat / pusar. Letaknya di daerah pusat hingga ulu hati. Cakra ini berhubungan dengan sikap keberanian dan daya hidup. Spektrum emosi yang diwakili oleh warna kuning ini di antaranya adala kemauan, optimis, willpower, tekad dan willingness. Hal yang membuat kondisi cakra ini melemah adalah rasa takut. Kondisi ini mengindikasikan bahwa chakra kuning Anda sedang mengalami kondisi kurang suplai energi.

Cakra ini sangat baik bila didukung dengan kebiasaan berolahraga dan makan makanan yang sehat. Gangguan emosi seringkali diawali dari kondisi emosi yang ada di perut yakni chakra manipura tersebut.

  1. Chakra Anahata (hijau)

Chakra hijau ini berhubungan dengan jantung yakni kasih sayang. Cakra ini juga menyatukan kehidupan dunia dan spiritual. Spektrum warna ini melambangkan perasaan cinta kasih. Warna hijau juga dimaknai sebagai warna penyembuhan, di mana perasaan cinta kasih mampu menjadi salah satu cara penyembuhan. Kondisi energi yang menurun pada cakra ini akan memunculkan perasaan sedih yang berlebihan. Anda menjadi lebih mudah meniru atau mengikut kehendak orang lain atau tanpa pendirian, tidak memiliki suplai energi yang seimbang. Penyaluran energi dibutuhkan untuk mengembalikan kondisi cakra hijau Anda lebih stabil sehingga perasaan kasih sayang bisa muncul dan dirasakan.

  1. Chakra Visudha (biru)

Cakra biru ini terletak pada leher. Berhubungan dengan sikap kejujuran seseorang. Cakra ini juga termasuk cakra spiritual karena posisinya berada di atas cakra jantung. Spektrum emosi yang diwakili oleh cakra ini adalah perasaan sabar. Sikap sabar ini membawa harapan kepada penyerahan diri kepada Tuhan sebagai zat paling berkuasa di alam semesta.

Saat Anda berdoa, berniat dan mengucapkan sesuatu, kekuatan cakra ini bekerja. Dalam kondisi yang baik maka sikap spiritual Anda juga akan muncul dalam kondisi yang lebih baik. Harapan hanya bisa disandarkan pada kondisi sabar. Termasuk saat Anda berdoa kepada Tuhan. Kondisi cakra ini akan menurun saat dalam diri Anda muncul sikap kebencian.

Kondisi berlebihan dari cakra ini dapat menyebabkan seseorang bersikap suka memerintah, perfeksionis, diktator, tidak mau mendengarkan perkataan orang lain.

Namun, apabila kondisi energi pada cakra ini berkurang akan menyebabkan Anda bersikap suka menipu, sering membuat propaganda, dan perkataannya tidak didengarkan oleh orang lain.

  1. Chakra Ajna (Indigo/ ungu)

Chakra ini terletak di dahi manusia. Berhubungan dengan kebijaksanaan dan sikap kesadaran. Dalam dunia paranormal, warna ungu dihubungkan dengan kesadaran spiritual yang tinggi. Spektrum emosi yang berhubungan dengan ungu adalah tenang.

Kondisi tenang pada manusia ini yang dapat mengantarkan manusia pada kesadaran tingkat tinggi mengenal energi alam lebih jauh. Sikap imajinatif, kreatif dan bijaksana juga sangat berhubungan dengan sejauh mana ketenangan yang ada pada diri seseorang. Emosi yang menjadi musuh dari cakra ini adalah ANXIETY (kegelisahan).

Cakra ajna dalam teori energi ilahi ini adalah cakra yang mampu menghubungkan Anda menembus dunia jin dan makhluk gaib lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari Anda tentu tak asing lagi dengan istilah indigo bukan? Ternyata inilah kaitannya dengan cakra ungu yang dimiliki manusia pada bagian dahinya.

  1. Chakra Sahasarara (putih)

Ini adalah cakra teratas dalam tubuh manusia yang bentuknya seperti mahkota bunga teratai yang mengembang kelopaknya. Melalui cakra inilah energi ilahi masuk ke dalam tubuh Anda. Spektrum emosi yang diwakili oleh cakra ini adalah pencerahan jiwa atau kesadaran roh dalam tubuh yang ingin mengenal Tuhan. Kondisi energi yang terlalu kuat dalam cakra ini menurut konsep energi ilahi dapat menyebabkan dua hal, pertama roh yang lebih cepat keluar dari jasadnya dan kedua menganggap orang lain yang tidak sepaham dengan dirinya bersalah.

Ketujuh macam chakra dalam tubuh manusia yang mempengaruhi spektrum emosi seperti dijelaskan di atas merupakan tujuh jenis chakra yang akan Anda pelajari saat memahami tentang konsep energi ilahi. Kondisi energi dalam semua chakra Spektrum Emosi tersebut harus dalam kondisi seimbang agar dapat bekerja dalam kondisi normal. Untuk mengetahuinya, silahkan baca artikel Terapi Energi Ilahi Sebagai Metode Penyembuhan Penyakit.