Terapi Tumor atau Kanker yang Tepat dan Mudah

Tumor adalah benjolan yang terbentuk dari sel yang memperbanyak diri secara tak normal atau berlebihan. Sel tak normal ini bisa juga muncul dari sel lama yang seharusnya sudah mati tetapi masih bertahan sementara sel-sel baru terus tumbuh. Tumor dapat tumbuh di bagian manapun dalam tubuh manusia. Apabila sel-sel pada tumor tersebut tidak menyerang sel-sel lain yang ada di sekitarnya, maka ini yang sering disebut dengan istilah tumor jinak. Sedangkan apabila sel-sel tersebut menyerang sel lain yang ada di sekitarnya, maka inilah yang disebut dengan tumor ganas atau kanker. Tumor dapat diobati melalui terapi tumor.

Terapi Tumor atau Kanker yang Tepat dan Mudah

Penyebab Tumor atau Kanker

Tumor dapat terjadi disebabkan ketidakseimbangan antara sel baru yang tumbuh dan sel lama yang mati. Bisa jadi sel baru tumbuh dengan jumlah berlebihan sedangkan sel lama yang seharusnya sudah mati masih tetap hidup. Ketidakseimbangan kondisi ini dapat disebabkan beberapa faktor, di antaranya:

  1. Pola Makan yang Buruk

Ada banyak jenis makanan pemicu kondisi sel yang tak seimbang atau tak normal, di antaranya makanan terlalu tinggi lemak yang dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, makanan yang mengandung bahan aditif, makanan daging olahan, makanan gorengan, makanan yang didinginkan dan sebagainya. Pentingnya mengkonsumsi buah dan sayuran segar sebagai sumber antioksidan untuk menangkal masuknya radikal bebas dalam tubuh sebagai pemicu pertumbuhan sel yang tak wajar.

  1. Paparan Radiasi Sinar X

Paparan radiasi akibat perlakuan medis juga dapat membuat pertumbuhan sel terjadi secara tak wajar. Cahaya rotgen, CT scan juga memungkinkan terjadinya risiko tumbuhnya tumor dalam tubuh.

  1. Kebiasaan Merokok

Rokok yang mengandung banyak racun dalam komposisinya menjadi salah satu pemicu tumbuhnya tumor ganas atau kanker pada organ-organ tubuh. Bila Anda saat ini seorang perokok berat, maka cobalah meninggalkan kebiasaan tersebut sebelum muncul risiko kesehatan yang lebih serius.

  1. Mengonsumsi Alkohol

Bahan lain yang juga memicu terjadinya tumor adalah alkohol. Jauhi alkohol untuk mengurangi risiko terkena tumor.

  1. Konsumsi Jenis Obat Tertentu

Jenis obat tertentu seperti obat transplantasi organ juga memungkinkan risiko terkena sel tumor.

  1. Infeksi Virus

Jenis infeksi virus tertentu seperti HPV, hepatitis dan lainnya juga memungkinkan seseorang terjangkit sel tumor.

Gejala Tumor

Gejala yang paling jelas terlihat secara fisik pada tumor ini adalah dalam bentuk benjolan. Namun, ternyata benjolan bisa juga terjadi di bagian dalam organ yang tidak terlihat. Tumor akan memberikan gejala-gejala yang berbeda, bahkan ada tumor yang tidak memberikan gejala apapun di tahap awal sampai akhirnya penderita langsung merasa sakit. Gejala tumor ini juga akan berbeda berdasarkan jenis, ukuran dan lokasi tumor tersebut. Selain benjolan yang disebutkan diatas, beberapa gejala pengiring yang terlihat di antaranya:

  1. Demam
  2. Sakit kepala
  3. Kehilangan penglihatan
  4. Nafsu makan menurun
  5. Terlihat lemah dan lesu
  6. Berat badan menurun
  7. Nyeri di bagian dada
  8. Kehilangan pendengaran
  9. Kejang
  10. Depresi
  11. Disfungsi endokrin
  12. Kehilangan kendali sensorik dan motorik
  13. Pada malam hari berkeringat
  14. Terjadi memar atau pendarahan yang tidak jelas
  15. Perubahan warna kulit misalnya kemerahan, lebih gelap atau menjadi kuning
  16. Perubahan perilaku dan kognitif

Diagnosis (Pemeriksaan Gejala Penyakit)

Lakukan segera pemeriksaan apabila gejala-gejala di atas muncul. Gejala di atas bisa jadi mengindikasikan adanya tumor ganas yang menjangkiti tubuh seseorang. Diagnosis yang dilakukan dokter pada penderita tumor biasanya melalui tes urine, tes darah, tes neurologis, X-Ray, CT scan, MRI, USG, PET Scan dan biopsi bahkan sampai DNA Profiling.

Berbeda jenis tumornya akan membedakan cara diagnosa yang dilakukan oleh dokter. Sama seperti gejala yang tidak selalu sama pada penderita ataupun jenis tumornya.

Pada kasus kanker payudara, pemeriksaan dapat dilakukan sendiri atau yang biasa disebut SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Perhatikan bentuknya apakah sama kiri dan kanan, tingkat kekenyalan dengan memperhatikan umur dan saat menstruasi, rasa permukaan, warna, puting, perabaan dan penekanan untuk menentukan ada atau tidaknya benjolan. SADARI dapat dilakukan di depan cermin sebelum mandi, saat mandi, maupun berbaring.

Pemeriksaan pada Kanker Serviks Leher Rahim adalah melalui pap smear, HPV, IVA maupun skrining. Kanker usus dapat dilakukan pemeriksaan seperti gFOBT (guaiac-Based Fecal Occult Blood Test, menggunakan bahan kimia guaiac untuk mendeteksi darah di tinja), Tes sigmoidoskopi , Kolonoskopi, FIT (Fecal Immunochemical Test, menggunakan antibodi untuk mendeteksi darah di tinja). Kanker prostat diperiksa melalui Pemeriksaan rektal atau digital rectal exam (DRE), ataupun Tes terhadap Prostate Specific Antigen (PSA). Sedangkan pemeriksaan terhadap kanker paru-paru melalui Rontgen dada, CT scan dosis rendah, Sitologi sputum ataupun tes skrining.

Cara Mencegah Penyakit Tumor

Mencegah lebih mudah dari pada mengobati. Inilah istilah yang sangat tepat untuk penyakit tumor, apakah itu jinak atau ganas. Bila hari ini Anda masih diberi nikmat sehat, selain bersyukur maka perlu melakukan beberapa tindakan pencegahan terjadinya penyakit tumor, di antaranya adalah:

  1. Melakukan pengecekan kesehatan secara rutin dan berkala agar diketahui hal-hal yang mungkin sudah mengarah ke masalah tumor. Ini yang jarang dilakukan orang karena biasanya gejala awalnya tidak terdeteksi.
  2. Menerapkan pola hidup sehat melalui pola makan yang sehat. Menghindari jenis makanan pemicu sel kanker atau tumor. Hindari makanan yang mengandung pengawet, makanan yang didinginkan, makanan terlalu tinggi lemak, makanan yang digoreng, makanan yang dibakar, makanan dengan bahan aditif dan sebagainya dalam jumlah yang berlebihan.
  3. Memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya dengan antioksidan. Beberapa buah yang direkomendasikan seperti lemon, terong belanda, sayur seperti brokoli, tomat dan buah atau sayur lain yang kaya dengan serat untuk membantu tubuh mengeluarkan tumpukan racun sebagai penyebab berbagai penyakit.
  4. Menjaga Berat Badan
    Berat badan yang ideal merupakan hal yang harus Anda capai karena faktor alasan kesehatan. Obesitas atau berat badan tak normal memicu berbagai jenis penyakit yang muncul, termasuk sel tumor atau kanker yang mungkin tumbuh.
  5. Hindari Rokok
    Baik sebagai perokok aktif maupun pasif, rokok tetap buruk efeknya bagi kesehatan. Jauhi kebiasaan merokok, dan jauhi para perokok yang menyebabkan Anda menjadi para perokok pasif. Akumulasi racun dalam asap rokok secara terus menerus dapat memicu pertumbuhan sel tak terkendali dalam tubuh.

Pengobatan atau Terapi Tumor

Pengobatan terhadap penderita tumor jinak maupun tumor ganas atau kanker ada beragam cara. Hal ini tergantung kepada jenis tumor, lokasi, stadium tumor, umur penderita, keputusan diagnosa dokter. Beberapa pengobatan yang akan dilakukan seperti :

  • Kemoterapi yaitu pemberian obat dosis tinggi khusus tumor yang disuntikkan ke pembuluh darah seperti Carboplatin, Cisplatin, Cyclophosphamide, Doxorubicin (Adriamycin), Vincritine dan lain-lain.
  • Operasi untuk mengangkat sel-sel tumor
  • Targeted therapy menggunakan obat-obatan khusus
  • Imunoterapi yang menggunakan sistem imun penderita
  • Terapi hormon dengan memberikan obat yang mengatur produksi hormon estrogen dan progesteron ataupun hormon buatan yang bertujuan untuk memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel kanker.
  • Terapi radiasi menggunakan x-Ray dengan intensitas tinggi, gelombang proton atau partikel gelombang lainnya baik secara eksternal maupun internal untuk menghancurkan sel kanker

Faktor Emosi Terhadap Kesehatan Tubuh

Para pakar berpendapat terdapat hubungan yang berpengaruh antara kondisi emosi seseorang dengan kesehatan organ tubuh. Emosi yang stabil mendorong kondisi perasaan yang tenang. Ketenangan hidup dan pikiran akan menjadikan energi tubuh normal yang berdampak membuat semua kondisi tubuh terasa lebih baik lagi. Sebaliknya saat emosi seseorang tidak stabil, seperti rasa marah, sedih, dendam, putus asa, terlalu bergembira, pesimis, kondisi energi tubuh pun menjadi tidak stabil. Energi yang tidak stabil ini akan berpengaruh pada kondisi organ tubuh di mana setiap unsur dalam tubuh manusia memiliki energi.

Terapi Tumor melalui Energi Ilahi

Sudah pernah dengan terapi energi ilahi untuk penyembuhan tumor? Tumor termasuk penyakit fisik yang disebabkan oleh kondisi energi tubuh yang tidak stabil. Energi yang tidak stabil ini disebabkan faktor emosi yang dirasakan. Terapi energi ilahi membantu penyembuhan penyakit tumor dengan teknik menyalurkan energi tenaga dalam ke tubuh agar kondisi energi bisa stabil dan normal. Melalui teknik penyembuhan ini, berbagai jenis penyakit fisik mampu disembuhkan tanpa harus dilakukan operasi pembedahan, makan obat atau teknik-teknik lain yang mungkin membuat Anda trauma.

Anda belum yakin dengan teknik ini? Cobalah untuk berkonsultasi dengan terapis yang ahli. Apa yang menjadi keraguan Anda akan terjawab setelah Anda merasakan efek langsung dari terapi penyembuhan ini. Datang langsung ke terapi untuk berkonsultasi, atau juga bisa dilakukan dengan teknik terapi jarak jauh. Jangan putus asa dengan penyakit Anda. Cobalah cara baru untuk bangkit dan sembuh.

Terapi energi ilahi hanya membutuhkan sedikit kesabaran dan keyakinan Anda pada Tuhan bahwa Anda akan sembuh. Tim terapis akan melakukan penyaluran energi terhadap titik-titik energi di tubuh Anda khususnya pada organ-organ yang bermasalah. Misalnya terapi tumor atau kanker tenggorokan, maka terapis menyalurkan energi ke arah tenggorokan untuk menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker tersebut. Terapis tidak perlu sampai menyentuh tubuh pasien.

Uniknya lagi, selain untuk terapi tumor atau kanker, maka terapi energi ilahi ini tidak hanya membantu penyembuhan penyakit fisik yang Anda alami. Penyakit nonfisik lainnya juga sangat mungkin sembuh. Anda yang merasa perasaan Anda selalu gelisah, tidak bahagia, sedih berlebihan akan bisa dibantu lebih tenang dengan penyaluran energi ke dalam tubuh. Tertarik mencobanya? Konsultasikan pada tim terapis energi ilahi.

form konsultasi klik disini